"Loading..."

Amanah Gita Optimistis Kuasai Pasar Syariah

Industri asuransi jiwa syariah kedatangan pendatang baru, PT Asuransi Jiwa Syariah Amanahjiwa Giri Artha (Amanah Githa). Pasar asuransi syariah yang potensial memberikan optimisme bagi perusahaan yang dimiliki oleh Dana Pensiun PT Perhutani dan ESQ 165 ini. Bahkan, pihak manajemen optimis Amanah Gita akan menjadi pemain besar dalam lima tahun ke depan.

Direktur Utama Amanah Githa, Azwir Arifin, mengatakan, besarnya jumlah penduduk Muslim di Indonesia dan penetrasi asuransi yang masih rendah, akan memudahkan perusahaan dengan modal awal Rp 80 miliar ini untuk menarik minat masyarakat. Selain itu, meningkatnya kelas menengah yang produktif, pertumbuhan aset asuransi jiwa syariah dan pertumbuhan signifikan kontribusi atau premi juga menjadi angin segar bagi perkembangan bisnis asuransi jiwa syariah di Indonesia.

Menurutnya, target Amanah Gita untuk menjadi penguasa pasar asuransi jiwa syariah, sangat mungkin dicapai karena adanya captive market yaitu 24.000 orang karyawan Perhutani dan anggota/ alumni ESQ 165 yang setiap bulannya melatih sekitar 20.000 orang, dan 1,2 juta anggota alumni. Itu masih ditambah lagi dengan strategi pemasaran agresif, Amanah Githa yakin akan dapat menjangkau nasabah dalam jumlah besar dan memperkuat portofolio bisnisnya. “Amanah Githa akan memainkan penting dalam memenuhi kebutuhan asuransi syariah melalui produk inovatiif yang didukung teknologi tinggi dan dioperasikan sumber daya manusia profesional,” ujar Azwir, saat launching Amanah Githa, di Jakarta, Rabu (23/1). Untuk tahun ini saja, Amanah Gita memasang target premi senilai Rp 31 miliar.

Dana investasi akan ditanamkan ke instrument syariah seperti deposito, sukuk, saham , dan komoditi. Amanah Githa telah memiliki izin operasional dari Menteri Keuangan Republik Indonesia pada 24 September 2012 sebagai perusahaan asuransi jiwa yang full syariah. Saat ini terdapat empat perusahaan asuransi jiwa yang full syariah dari 47 perusahaan asuransi jiwa di Indonesia. Modal awal berasal dari Dana Pensiun PT perhutani (95 persen), sisanya dimiliki oleh ESQ 165.

Amanah Gita mengembangkan dan menyosialisasikan produk andalannya Amar Invest Link dan Amar Pendidikan. Amar Investlink Link dan Amar Pendidikan adalah produk asuransi Jiwa syariah yang dirancang sesuai kebutuhan masyarakat untuk proteksi dan investasi. Produk ini dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, seperti mempersiapkan dana pendidikan anak, pergi haji/umroh, program dana pensiun, dana pernikahan, maupun peningkatan aset. (Devita)

Jumat, 25 Januari 2013
suarakarya-online.com