"Loading..."

Curug Cipeuteuy Sajikan Suasana Jurassic Park

PIKIRAN RAKYAT (18/11/2018) | Desa Bantaragung, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten Majalengka, menyimpan salah satu objek wisata yang paling menarik untuk dikunjungi saat libur bersama keluarga, teman, atau liburan anak sekolah. Objek wisata tersebut adalah Curug Cipeuteuy.

Curug itu menyuguhkan keindahan alam, kesejukan, dan dinginnya suhu udara karena berada di kaki Gunung Ciremai. Pengunjung pun bisa melakukan wisata edukasi karena bisa mengenal aneka tumbuhan, pohon keras paku atau sejumlah pepohonan lainnya, serta mengenal sejumlah satwa.

Dari kota Majalengka, Curug Cipeuteuy bisa ditempuh dengan waktu sekitar 1,5 jam. Jaraknya kurang lebih 25 km menuju Rajagaluh-Sindangwangi dengan kondisi jalan mendaki dan berkelok.

Kini, kondisi jalan cukup bagus karena sudah diaspal hingga ke lokasi wisata. Hanya di beberapa titik jalan menuju lokasi wisata jalan relatif lebih sempit sehingga harus ekstra hati-hati ketika kendaraan roda empat berpapasan dengan kendaraan serupa.

Disebut curug karena memang terdapat curug atau air terjun. Walaupun ketinggian hanya sekitar 5 meter, airnya sangat dingin karena beradsala dari mata air. Pengunjung bisa mandi menikmati sejuknya air kolam yang bening dan tidak terlalu dalam.

Selain sejumlah kolam, pengunjung pun bisa menikmati indahnya tanaman khas Gunung Ciremai seperti tanaman paku-pakuan. Selain itu, ada banyak tumbuhan atau pepohonan keras yang satu persatu diberi nama oleh pihak Perum Perhutani.

Pengunjung mengenal aneka tumbuhan sambil berjalan kaki mendaki ke bukit yang jalannya sudah ditata dengan baik sehingga memudahkan pengunjung. Bahkan, ada sejumlah tempat yang suasananya mirip seperti di film “Jurrasic Park”. Suasana alami itu akan membuat imajinasi pengunjungn seperti melakukan petualangan yang menarik.

Elang jawa

Menurut keterangan Administratur Perum Perhutani Majalengka Beddi Taffipudin, kawasan wisata tersebut dikelola bersama kelompok wisata dan masyarakat sekitarnya.

“Kami berupaya menata kawasan tersebut agar lebih menarik dikunjungi, baik menikmati keindahan alam. Objek wisata ini bisa sekaligus untuk melakukan edukasi terutama bagi anak-anak yang kini tidak banyak mengenal tumbuhan dan kurang mengenal alam,” kata Beddi.

Menurut Beddi, pada saat tertentu pengunjung bisa melihat elang jawa karena daerah tersebut memang menjadi salah satu habitatnya.

Di saat musim libur, tingkat kunjungan wisatawan lumayan tinggi. Mereka datang dari berbagai daerah termasuk Cirebon, Indramayu, dan Kuningan.

Tiara, Rere, dan sejumlah temannya asal Indramayu mengaku sudah berkali-kali ke Curug Cipeuteuy karena nyaman dan enak dinikmati.

 

Sumber : Pikiran Rakyat, hal. 6

Tanggal : 18 November 2018