Desa Bobol Massalisasi Penanaman Sengon Laut

KABARGRESS.COM (27/04/2017) | Kades Bobol , Kecamatan Sekar, Harianto terus berkreasi untuk menghijaukan lingkungan desanya. Salah satu gebrakkan yang dilakukan untuk merovery kerusakan sumberdaya alam bersama ekologi dan ekosistemnya di sekitar wilayah desa Bobol, Harianto, lakukan program dengan menggebrak penanaman massal bibit pohon sengon laut didesanya. “ Program masalisasi penanaman sengon laut ini sebagai kelanjutan atas program budidaya holtikultura yang berhasil saya kembangkan di desa ini , “ kata Harianto,.

Program massalisasi penanaman pohon sengon laut ini menurut Harianto sejalan dengan program pemerintah pusat. Ada dua keuntungan bila program sengonisasi ini sukses dilaksanakan. Pertama, keuntungan ekologi dan konservasi tanah, kedua keuntungan ekonomi yang bisa dirasakan oleh masyarakat.

“ Sebab, bila pohon sengon ini besar mampu memperkuat struktur tanah, serta mampu menangkat air hujan . Riap daun dan didukung rapatnya vegetative sengon juga berfungsi sebagai penangkat sinar matahari , “ imbuh Harianto.

Dari aspek ekonomi, kelak nanti kalau pohon sengon ini mampu dipelihara secara baik, maka akan hidup dan tumbuh menjadi besar pohonnya, dan pada saatnya pohon dapat dipanen atau ditebang dengan diganti penanaman bibit pohon baru.” Pohonnya hasil panenan penanaman yang dilakukan saat ini nantinya bisa dijual ke pasar umum, hasilnya dinikmati oleh masyarakat penanam pohon ini,” tambah Harianto.

Mengingat cukup realities, program penanaman sengon laut yang ekplore Kades Harianto , langsung direspon oleh warga desanya. Bentuk respon konkrit warga desa Bobol, terkait program brilian Harianto ini, warga desa membeli sendiri bibit sengon laut tersebut , tanpa menggantungkan keuangan Desa. Responsif yang diberikan warga desa Bobol tandas Harianto, terkait pengadaan sendiri untuk pembelian sengon laut dinilai sangat positif.

Menurut Harianto, total lahan pekarangan milik warga yang telah dipakai untuk penanaman sengon laut saat ini mencapai 84 hektare , kedepan yang tidak lama lagi akan dilakukan pengembangan budidaya penanaman pohon sengon laut diatas lahan perhutani seluas 400 hektare, tepatnya di wilayah KPH Saradan, KPH Padangan, BKPH Kaliklampok dan Rejuna.

“ Pengguna lahan 400 ha yang dikelola Perhutani ini sudah dapat persetujuan dari pihak manajemen, dalam bentuk memorandum of understanding, dengan skema pembagian 50 persen Perhutani, 50 persen petani penggarap,” tandas Harianto, sembari mengatakan teknis pelaksanaan pekerjaan penanaman pohon dilakukan warga desa Bobol dan sebagian warga desa Bareng.

Sumber: kabargress.com

Tanggal: 27 April 2017