"Loading..."

Diterjang Longsor, Curug Cimahi Terbengkalai

Wana Wisata Alam Curug Cimahi, Kp. Cisarua, Desa Kertamulya, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat segera diperbaiki Juni mendatang setelah dibiarkan terbengkalai selama lebih dari setahun setelah diterjang longsor. Perbaikan Curug Cimahi ditargetkan selesai menjelang liburan sekolah tahun ini.
“Perbaikan Curug Cimahi diharapkan selesai menjelang liburan, sehingga para pengunjung dapat kembali mengunjungi curug saat liburan,” kata Administratur Perum Perhutani KPH Bandung Utara, Mulyadi, Jumat (27/5).
Mulyadi menuturkan, perbaikan Curug Cimahi akan dilakukan terutama pada akses jalan yang tertutup longsor. Selain itu, sejumlah fasilitas, seperti musala dan toilet di dalamnya juga akan diperbaiki. Namun, dia mengaku belum dapat memperkirakan total dana yang dibutuhkan untuk perbaikan Curug Cimahi.
“Anggaran pastinya belum bisa diperkirakan karena masih menunggu laporan dari unit/ katanya.
Selama lebih dari setahun, akses Curug Cimahi ditutup untuk umum akibat longsor pada awal tahun 2010. Longsoran tanah setinggi 50 meter itu menutupi jalan sepanjang 20 meter sehingga menyebabkan akses menuju curug tidak bisa dilalui. Selama ditutup, kerugian yang diderita Perum Perhutani Unit III Jabar Banten selaku pengelola Curug Cimahi mencapai Rp 130 juta.
Cuaca Ekstrem
Menurut Mulyadi, perbaikan tidak segera dilakukan pasca-longsor karena terhambat cuaca ekstrem yang terjadi sepanjang tahun lalu. Pada tahun ini, dia berharap agar perbaikan Curug Cimahi selesai dilakukan sehingga dapat kembali didatangi pengunjung.
Seperti sejumlah objek wisata lainnya di kawasan Bandung utara, Curug Cimahi banyak menjadi sorotan pengunjung baik dari dalam maupun luar kota. Nuansa alam pegunungan dan air terjun setinggi 85 meter menjadi daya tarik utama di Curug Cimahi.
Penutupan akses Curug Cimahi tidak hanya mengecewakan para pengunjung, tetapi juga merugikan para pedagang dan sopir angkot di sekitarnya. Sebagian pedangang bahkan terpaksa menutup kiosnya karena penghasilannya menurun drastis.
Salah seorang pedagang di sekitar Curug Cimahi, Rosita (45) mengaku penghasilannya menurun drastis sejak penutupan curug. Pada akhir pekan saja, dia belum mendapat penghasilan Rp 1OO.OOO.
“Waktu curug masih dibuka, bisa dapat sampai Rp 500.000 sehari karena banyak pengunjung yang datang,” katanya. (A-192)#
Nama Media : PIKIRAN RAKYAT
Tanggal : Minggu, 29 Mei 2011 hal 3
TONE : NETRAL

Share:
[addtoany]