"Loading..."

Handycap Kucur Picu Adrenalin

BADEGAN — Medan di sirkuit hutan wisata Kucur di Kecamatan Badegan membikin penasaran puluhan off -roader dari berbagai daerah di Jawa Timur dan Jawa Tengah Ya, kemarin (9/11), sirkuit sepanjang 1.000 meter tersebut disulap menajdi sebuah rintangan yang harus dilalui para off-roader dalam sebuah even Grebeg Suro Off-Road 1 (GSO) yang digelar Suzuki Jeep Ponorogo Family (SJPF).

”Ada tiga SS (special stage, Red) yang wajib ditaklukan peserta. Tiga lintasan ini memang memiliki tingkat kesulitan (handycap) tinggi,” terang Bambang Untoro, Ketua Pelaksana GSO. Dalam even kali ini, semua peserta hanya diperbolehkan menunggang mobil off-road dengan empat penggerak roda berkapasitas mesin maksimal 1000 cc. Tak hayal, banyak peserta yang gagal melewati handycap dalam setiap SS yang diperlombakan. ”Kalau lengah sedikit saja, mobil bisa terguling. Bahkan ada peserta yang terpaksa dibantu karena rodanya tidak bisa digerakan,” paparnya.

Itu sebabnya, panitia terpaksa menyiagakan satu mobil rescue dengan kelengkapan winch untuk membantu peserta yang mengalami kesulitan menaklukkan lintasan. Apalagi, sirkuit hutan Kucur dengan kontur tanah yang masih alami menjadikan sebuah kesulitan tersendiri bagai para peserta. ”Sebelum lomba, para peserta biasanya melihat dulu kondisi lintasan yang akan dilewati. Sehingga bisa memberikan arahan dan menentukan racing line agar mampu menaklukkan rintangan,” paparnya.

Di sisi lain, para peserta yang hadir dalam even kali ini datang dari sejumlah daerah. Seperti Klaten, Wonogiri, Karanganyar, Madiun, Ngawi, Trenggalek, Rembang dan off-roader tuan rumah. Untoro menyebut, dipilihnya hutan wisata Kucur ini sebagai bentuk kepedulian dari para off-roader SJPF untuk kembali mempromosikan wisata alam yang ada di Ponorogo. Apalagi sudah beberapa tahun potensi hutan wisata Kucur tidak tergarap maksimal. ”Kami ingin mengajak off-roader luar daerah untuk lebih mengenal Kucur,” terangnya. Pihaknya pun berharap Pemkab Ponorogo dan Perhutani kembali menghidupkan hutan wisata tersebut. Sehingga Kucur kembali menjadi salah satu destinasi wisata alam yang menjanjikan. ”Istilahnya ini bagian dari promisi wisata yang kami lakukan,” katanya. Pantauan Jawa Pos Radar Ponorogo, GSO 1 ini juga menyedot animo masyarakat. Ribuan warga terlihat menikmati olahraga yang menguras adrenalin meski harus berpeluh keringat dan debu. ”Ternyata olahraga off-road masih menjadi favorit masyarakat untuk disaksikan,” pungkasnya. (aan/eba)

Sumber     : Radar Madiun

Halaman : halaman 29-31

Share:
[addtoany]