"Loading..."

Holding untuk Solidkan BUMN

Jakarta – Setelah menunggu selama 12 tahun, holding BUMN Perkebunan dan Kehutanan akhirnya terbentuk. Menurut Deputi Bidang Usaha Industri Agro dan Industri Strategis Kementerian BUMN Muhammad Zamkhani, salah satu tujuan pembentukan holding adalah untuk menyolidkan seluruh BUMM dan anak perusahaannya.

“Dengan terciptanya Holding BUMN Perkebunan ini, seluruh BUMN dan anak perusahaan harus lebih solid bukannya seperti saat ini yang masih berjalan sendiri-sendiri” kata Zamkhani dalam keteranganya akhir pekan lalu.

Dengan ditekennya Peraturan Pemerintah (PP) Pembentukan Holding BUMN pada 18 September 2014 oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, holding BUMN Perkebunan secara otomatis sudah mulai sejak PP diterbitkan. Terbitnya PP tersebut, kata Zamkhani, merupakan tonggak holding.

“Terbitnya PP ini merupakan terminal, belum tujuan karena tujuannya adalah majunya perkebunan dan kehutanan kita,” tegasnya.

Dengan terbentuknya Holding BUMN Perkebunan ini, lanjut Zamkhani, 14 PTPN dari berbagai ragam jenis usaha perkebunan akan berada dalam satu induk, yaitu PTPN III.

Penandatanganan akta pengalihan ini merupakan awal dari BUMN Holding yang merupakan kerja keras dari para pemangku kebijakan.

Zamkhani menyatakan, seluruh BUMN harus lebih solid seiring pembentukan holding. Data Kementerian BUMN menunjukkan, total asset ke-14 PTPN tersebut pada 2013 menembus Rp 65,22 triliun, naik dari tahun 2012 sekitar Rp 61,07 triliun.

Total penjualan pada 2014 diperkirakan mencapai Rp 77,59 triliun, dengan laba bersih yang ditargetkan sekitar Rp 4,06 triliun. Adapun belanja modal (capital expenditure/capex) seluruh PTPN tersebut pada 2014 mencapai sekitar Rp 11,51 triliun, lebih rendah dari tahun sebelumnya Rp 16,34 triliun.

Holding BUMN Perkebunan dan Kehutanan diluncurkan oleh Menteri BUMN Dahlan Iskan, Kamis (2/10) lalu. Peluncuran dilakukan dengan penandatanganan akta pengalihan saham negar,a oleh Dahla dan Direktur Utama PTPN III dan Perum Perhutani, yang dihadiri seluruh Direktur Utama PTPN I-XIV dan Inhutani I-IV

Pembentukan holding merupakan program dari pemerintah yang telah dicanangkan dan dikaji sejak lama, dengan melibatkan beberapa instansi pemerintah terkait dalam pembentukannya. Tujuannya tidak lain untuk meningkatkan daya saing BUMN, penciptaan nilai tambah, dan peningkatan profesionalisme serta citra BUMN perkebunan dan kehutanan.

Terbentuknya holding ini diharapkan dapat meningkatkan penerimaan negara dari sisi deviden dan pajak serta dampak ganda perekonomian nasional atas pengembangan usaha yang dilakukan. Dalam holding perkebunan, PTPN III menjadi induknya, sedangkan holding kehutanan induknya diserahkan ke Perum Perhutani. (lum)

Sumber : Indopos, Hal. 5
Tanggal : 6 Oktober 2014

Share:
[addtoany]