Kenalkan Wisata Edukasi di Lereng Wilis dengan Lomba Burung Berkicau

TIMESINDONESIA.CO.ID (18/11/2018) | Para anggota komunitas burung Independen Akar Rumput (IAR), punya cara unik untuk mempromosikan tempat wisata Dungus Fores Park (Dungus FP) di Desa Dungus, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun.

Terletak di hutan lereng gunung Wilis mereka manfaatkan sebagai tempat edukasi wisata dan pameran burung berkicau (lomba burung) yang digelar setiap Minggu untuk menarik pengunjung.

“Ada sekitar 420 peserta dari berbagai daerah,” kata Totok Junari, ketua panitia lomba kicau burung Dungus FP, Minggu (18/11/2018).

Lomba kicau burung terbagi menjadi tiga kelas yakni PAUD (usia burung 3 hingga 5 bulan), pemula dan dewasa. Jenis burung yang dilombakan diantaranya love bird, pleci, cucak hijau, kenari, kacer. Setiap kelas memperlombakan jenis berkicau yang berbeda.

“Setiap kelas diambil juaranya 1,2,3 dengan hadiah tropi dan uang, ” terang Toto.

Dungus FP bekerjasama dengan Perhutani KPH Madiun dengan memanfaatkan area hutan seluas tujuh hektare.

Di area ini sebagai tempat edukasi wisata dengan mengadopsi alam yang dilengkapi perkebunan kakao, arena bermain anak, rumah pohon, karya seni brecek (akar pohon), hingga instalasi lampu hias dan arena kicau.

Sumber : timesindonesia.co.id

Tanggal : 18 November 2018