"Loading..."

Libur Tahun Baru, Wanawisata Sikembang Batang Jadi Primadona

kecilRADARPEKALONGAN.COM (2/1/2017) | Informasi pemberitaan maupun terutama postingan di media sosial ternyata berdampak luar biasa terhadap popularitas Sikembang. Mesti baru dirilis dalam hitungan bulan, namun semakin banyak orang yang dibuat penasaran dengan kawasan wisata di hutan produktif itu. Data kunjungan hari pertama di tahun 2017 kemarin menjadi bukti.
Meski peningkatan aktivitas kunjungan telah berlangsung dalam dua bulan terakhir, namun jumlah pengunjung tahun baru kemarin dinilai pecahkan rekor. Membludaknya pengunjung tidak hanya terlihat di lokasi, tetapi juga dari antrian kendaraan roda dua maupun mobil yang mengular panjang. Bahkan, sejak pagi ruas jalan Bandar telah mengalami kemacetan dan menjelang siang terus memanjang hingga ke Wonotunggal.
“Dari Bandar Utara sampai Pondok Tazakka macet parah. Kendaraan menumpuk dan sulit bergerak, kebanyakan mau menuju wisata Kembang Langit,” tutur salah seorang Pimpinan PM Tazakka, Anizar Masyhadi, kemarin siang.
Kemacetan yang berlangsung sampai Wonotunggal itu diduga karena tingginya volume kendaraan yang hendak menuju tempat wisata, baik ke Dieng, Rumah Pohon Desa Tombo, Agrowisata Kebun Bunga Krisan Wonobodro, dan tentu saja Sikembang. Namun, sebagian besar menuju ke Kembang Langit.
“Macetnya sudah ngalahin pantura mas. Dari pagi sekitar jam sembilan sampai siang kemacetan masih panjang,” kata salah seorang warga Bandar.
Sesuai data pengelola, jumlah kunjungan ke Sikembang kemarin tercatat sebagai yang tertinggi selama wanawisata itu beroperasi. Lebih dari 3.000 pengunjung memadati areal hutan pinus milik Perhutani yang dikelola pemuda setempat itu.
“Sejak pertama dibuka, ini mungkin yang tertinggi, pengunjung membludak. Ternyata pamor Sikembang kian populer”, kata salah seorang pengelola.
Kemacetan kendaraan di sepanjang ruas jalan Wonotunggal-Bandar itu ternyata juga menjadi berkah tersendiri bagi pemilik warung di pinggiran jalan, tak terkecuali minimarket dan resto yang berada di sepanjang jalur itu.
“Alhamdulillah, Tazko (minimarket PM Tazakka) dan Ahsan resto sampai nggak muat nampung pembeli. Ini berkah awal tahun, mudah-mudahan warung-warung lain juga mendapatkan berkah yang sama”, terang Anizar.
 
Sumber: radarpekalongan.com
Tanggal: 2 Januari 2017