"Loading..."

Perhutani Dukung Jambore Daerah SD/MI Tahun 2018

SINDONEWS.COM (11/07/2018) | Kabupaten Purbalingga, sukses menjadi tuan rumah kegiatan Jambore Daerah (Jamda) SD/MI ke-4 Jawa Tengah Tahun 2018. Kegiatan yang diselenggarakan Gerakan Pramuka Kwartir Daerah Jawa Tengah itu digelar di Bumi Perkemahan Munjulluhur, Desa Karangbanjar, Kecamatan Bojongsari pada 1-6 Juli 2018 kemarin.

Kepala Departemen Pengelolaan dan Perlindungan SDH Perhutani Jawa Tengah Selaku Ketua Bidang Kegiatan Pimpina Saka Wanabakti Jawa Tengah, Tri Setya Pratama menjelaskan, Jamda kali ini mengambil tema ‘penggalang ramu yaitu rajin, mandiri dan unggul’. Selain itu, Jamda menjadi ajang silaturahmi serta berbagi pengalaman antarpenggalang yang diikuti oleh Kwartir Cabang se-Jawa Tengah.

“Secara keseluruhan ada 42 kontingen putra dan 42 kontingen putri berjumlah 1.680 penggalang dengan 168 pembina pendamping dan 168 pembina pendukung sebagai peserta kegiatan,” kata Tri Setya dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews, Rabu (11/7/2018).

Tri Setya menambakan, dalam rangka mendukung kegiatan Jamda Saka Wanabakti Jateng binaan Perum Perhutani Divre Jateng melalui bidang Komunikasi Perusahaan telah melaksanakan kegiatan ketrampilan kepramukaan, camp craff di kawasan hutan RPH Serang, BKPH Gunung Slamet Timur, KPH Banyumas Timur serta pemutaran film penyuluhan.

Pihaknya bersama para pimpinan dan instruktur Saka Wanabakti menghadiri kegiatan yang dibuka oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Heru Sudjatmoko. Dalam sambutannya, Heru Sudjatmoko mengharapkan, melalui kegiatan jamda ini, terbentuk sumber daya manusia yang hebat.

Terlebih selain keterampilan kepramukaan, seperti camp craft, halang rintang, dan sebagainya, para peserta juga diajarkan tentang kearifan lokal seperti memanah atau jemparingan, memancing, permainan tradisional, pentas seni daerah, dan sebagainya.

Rangkaian kegiatan Jambore Daerah ditutup oleh Ketua Kwartir Daerah Jawa Tengah S Budi Prayitno, Jumat (6/7/2018) yang ditandai dengan penyalaan api unggun dan kembang api.

Kepada seluruh peserta yang mengikuti kegiatan itu, Budi Prayitno berharap agar mereka bisa menjadi pondasi di kemudian hari. “Kesuksesan apapun yang mereka raih, mereka tidak akan meninggalkan jiwa kesederhanaan, melalui Pramuka inilah sebagai proses menanam dan memupuk,” katanya.

Sumber : sindonews.com

Tanggal : 11 Juli 2018