"Loading..."

Perhutani Gelar Simulasi Penanggulangan Kebakaran Hutan di Situbondo

ANTARAJATIM.COM (13/5/2017) | Perum Perhutani Kawasan Pemangku Hutan (KPH) Bondowoso menggelar simulasi penanggulangan kebakaran hutan di Kawasan Hutan objek wisata Pasir Putih Situbondo guna antisipasi terjadinya kebakaran memasuki musim kemarau.

“Simulasi ini dilakukan secara spontanitas dengan melibatkan sejumlah elemen masyarakat sekitar hutan dan juga Lembaga Masayarakat Desa Hutan (LMDH) Desa Pasir Putih, Kecamatan Bungatan,” kata Wakil Administratur Kawasan Pemangku Hutan (KPH) Bondowoso membawahi Situbondo, Muhammad Ajib seusai menggelar simulasi kebakaran hutan di Situbondo, Sabtu.

Ia mengemukakan bahwa Perhutani menggelar simulasi penanggulangan kebakaran hutan selain antisipasi terjadinya kebakaran memasuki musim kemarau juga untuk kesiapan petugas jika terjadi kebakaran.

Sedangkan melibatkan masyarakat sekitar hutan maupun LMDH setempat dan paguyuban warung sekitar hutan, katanya, bertujuan memberikan pemahaman ketika sewaktu-waktu terjadi kebakaran hutan masyarakat juga turut andil membantu melakukan pemadaman dalam menjaga kelestarian hutan dan lingkungan.

“Simulasi penanggulangan kebakaran huta ini sengaja dilakukan di Kawasan Hutan wisata Pasir Putih Situbondo tepatnya di Petak 36 C, karena selama ini saat musim kemarau tiba kerap terjadi kebakaran yang diakibatkan ulah orang tak bertanggung jawab serta warga yang membuang puntung rokok sembarangan,” ucapnya.

Ajib mengatakan, dengan digelarnya simulasi penaggulangan kebakaran hutan itu disambut baik dengan masyarakat sekitar hutan dan paguyuban warung yang berada di Kawasan Hutan objek wisata pasir Putih Situbondo.

“Diwaktu yang bersamaan juga ada latihan Satuan Brimob Mabes di Pasir Putih dan sejumlah anggota Satuan Brigade Mobile juga turut mengikuti simulasi penanggulangan kebakaran hutan,” tuturnya.

Ia menambahkan, setelah digelar simulasi tersebut diharapkan kepada petugas Perhutani sudah bisa mempersiapkan diri ketika terjadi kebakaran. Sedangkan bagi masyarakat sekitar hutan juga diharapkan mampu dan turut membantu petugas Perhutani menjaga kelestarian hutan.

Sumber : antarajatim.com

Tanggal : 13 Mei 2017