"Loading..."

Puluhan Prajurit Ikuti Pelatihan Pertanian

MAKOREM — Puluhan bintara dan perwira di jajaran Korem 073/Makutarama mengikuti pembekalan kemampuan komunikasi sosial di bidang pertanian, Rabu (4/3). Kegiatan yang berlangsung di aula makorem tersebut dibuka oleh Kasrem 073/Makutarama, Letkol (Arm) Jati Bambang Priyambodo mewakili Danrem, Kol (Kav) Bueng Wardadi.

Danrem dalam arahannya yang dibacakan Kasrem mengatakan, Korem selaku komando kewilayahan memiliki fungsi melaksanakan pemberdayaan wilayah pertahanan di darat beserta pendukungnya secara dini. Untuk mendukung tercapainya tugas tersebut, dibutuhkan prajurit dengan kemampuan mumpuni serta memiliki kapabilitas dalam bidang teritorial, termasuk kemampuan melakukan komunikasi sosial.

“Kemampuan komunikasi sosial yang optimal ini diharapkan dapat mewujudkan kemanunggalan TNI dengan rakyat serta meningkatkan partisipasi dalam mendukung pembangunan,” kata Kasrem.

Dampingi Petani

Kepala Staf Teritorial (Kasiter) Korem 073/ Makutarama Letkol (Kav) Agus Tri S menambahkan, kegiatan pembekalan ini bertujuan untuk peningkatan sumber daya manusia (SDM) di bidang pertanian. Hal tersebut sesuai dengan instruksi pimpinan pusat.

“Personel TNI harus memahami teknis pertanian. Terutama tanaman pokok seperti padi dan kedelai agar tercapai target di bidang pertanian yakni swasembada pangan pada 2017,” kata Kasiter.

Para peserta pembekalan ini, lanjutnya, akan langsung terjun ke lapangan mendampingi para petani berdasarkan wilayah terotorial masing-masing. Hadir sebagai pembicara dalam kegiatan ini pegawai dari Dinas Pertanian Kota Salatiga serta Perhutani Provinsi Jateng.

Terpisah, Kapenrem 073/Makutarama Mayor (Inf) Ahmad Rifa’i mengatakan, sektor pertanian saat ini turut menjadi salah satu perhatian TNI AD. Hal tersebut seleras dengan program pemerintah yakni ketahanan pangan nasional dan menjadi salah satu kesepakatan dalam rapat pimpinan TNI-Polri, Selasa (3/3) di Jakarta.

“Pengungkapan praktik pengoplosan pupuk subsidi yang dilakukan oleh Kodim 0716/Demak menjadi salah satu upaya kami membantu pemerintah dalam mengawasi distribusi pupuk subsidi,” kata Kaprenrem.

Sesuai arahan Danrem, lanjut Rifa’i, seluruh Kodim di jajaran Korem 073/Makutarama diminta ikut mengawasi distribusi pupuk di wilayah teritorial masing-masing.

“Segera melakukan tindakan apabila mendapatkan informasi atau menemukan adanya penyimpangan dalam distribusi pupuk subsidi. Serta lakukan koordinasi dengan instansi terkait dengan tetap mengedepankan ketentuan hukum yang berlaku,” ucap Kapenrem mengutip peryataan Danrem. (H54-92)

Sumber : Suara Merdeka, hal. 30
Tanggal : 5 Maret 2014

Share:
[addtoany]