"Loading..."

Selamatkan Hutan Kita dari Kehancuran

MEMPERINGATI Hari Hutan se-dunia yang jatuh pada tanggal 21 Maret 2014 , SMP Muhammadiyah 1 Adiwerna (Musawerna) mengunjungi Kantor Perhutani Kabupaten Tegal. Mereka disambut Bagas selaku Kasi Penyuluhan Kehutanan dan Didit selaku Humas.
Kunjungan ini dilaksanakan di luar ruangan sehingga lebih dekat dengan alam. Pada kesempatan ini Bagas menyampaikan tentang pentingnya menjaga kelestarian alam, khususnya kelestarian hutan Indonesia. ‘’Lingkungan hutan sangat penting bagi kelangsungan hidup manusia, karena hanya dengan menjaga kelestarian hutan maka berbagai ekosistem alam yang ada di daratan bisa terselamatkan,’’ terangnya. Bahkan manusia tanpa hutan akan sangat sengsara. Karena hutan dapat menjaga keberadaan kebutuhan vital manusia yaitu air.
Tanpa adanya pohon, maka air mustahil akan kita dapat. ‘’Maka jangan sampai kita seenaknya menebang pohon atau bahkan membakarnya seperti yang terjadi di daerah Kepulauan Riau,’’ tegas Bagas. Penjelasan ini rupanya menarik perhatian siswa. Terbukti banyak pertanyaan yang diajukan terkait kelestarian alam ini. Seperti Ismail, salah satu siswa kelas 8 menanyakan tentang kontribusi pelajar dalam menjaga hutan.
Juga Niken dari kelas 8, bertanya tentang apa saja hasil-hasil hutan yang di kelola oleh Perhutani. Burhanudin, salah satu guru SMP Muhammadiyah 1 Adiwerna mengungkapkan kegiatan ini bertujuan untuk melatih karakter para siswa dalam hal peduli lingkungan. ‘’Dengan mengetahui fungsi hutan maka siswa akan berhati-hati ketika di dalam hutan,’’ ungkapnya.
Misalnya tidak akan membuang sampah sembarangan, menebang kayu sembarangan atau bahkan membakar hutan. Sementara Didit selaku Humas Perhutani mengaku bangga dan sangat salut terhadap siswa SMP Muhammadiyah 1 Adiwerna. ‘’Ini satu-satunya sekolah yang mempunyai inisiatif untuk mengingatkan masyarakat tentang hari hutan se-dunia,’’ ujarnya.
Ditambahkannya, saat ini Menteri Kehutanan Zulfikli tengah gencar mengajak masyarakat memperingati hari hutan sedunia. Dengan tujuan agar masyarakat terus terpanggil untuk bersama-sama menjaga kelestarian alam. Selain mendapatkan materi tentang kelestarian alam, siswa-siswi juga mendapatkan majalah Rimba dari Perhutani secara cuma-cuma. (ela)
Sumber  :  Radar Tegal, Hal 5
Tanggal  :  24 Maret 2014

Share:
[addtoany]