Sinergi, Sedekah Oksigen

2014-12-2-PKB-Sinergi, Sedekah OksigenTegal – Perhutani (2/12) – Bupati Tegal, Enthus Susmono dan 3 Administratur Perhutani yaitu Administratur Pekalongan Barat, Anton Fadjar Agung ; Administratur Perhutani Balapulang, Isnin Soiban dan Administratur Pemalang, Rukhman melakukan penanaman bersama secara sinergi di petak 51c Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Bumijawa Perhutani Pekalongan Barat dukuh Sudikampir Desa Guci Kecamatan Bumijawa. Selasa.

Acara dihadiri 525 orang terdiri dari Muspida, Perum Perhutani, Kepala SKPD se Kabupaten Tegal, LMDH di wilayah Kec. Bumijawa & Bojong, Pramuka Saka Wanabakti dan Siswa SD, SMP dan SMA.

Administratur Perhutani Pekalongan Barat, Anton Fadjar Agung Susetyo mengajak kepada masyarakat untuk menjaga kelestarian hutan, hutan jangan dirusak, hutan jangan dialih fungsikan, karena hutan sebagai penopang kehidupan bagi kita maka harus dijaga kelestariannya.

“1500 plances bibit pinus dan buah buahan di tanam secara simbolis, dengan harapan ada kesadaran dan kepedulian dari warga masyarakat akan pentingnya fungsi hutan bagi kehidupan, sehingga dapat mengurangi penjarahan lahan kawasan hutan.

Jika kawasan hutan terus dijarah dan beralih fungsi tidak sesuai peruntukannya, maka akan berdampak negativ bagi masyarakat Kabupaten Tegal, yaitu terjadinya erosi banjir dan tanah longsor ketika musim hujan dan kekeringan saat musim kemarau, dan pada akhirnya merugikan kita semua.” pungkas Adm Anton

Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Tegal, Khofifah selaku ketua penyelenggara menyatakan bahwa saat ini ada sekitar 900 hektare hutan yang dijarah masyarakat. Bentuk penjarahan tersebut berupa pemanfaatan lahan untuk tanaman sayuran pada lahan lereng tanpa mengindahkan teknik konservasi tanah dan air. Untuk itu perlu sinergi dan kebersamaan terhadap pencegahan penjarahan hutan tersebut.

“Dengan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dan Bulan Menanan Nasional (BMN) sebagai upaya untuk menumbuhkan kepedulian seluruh komponen akan pentingnya hutan.” Katanya.

Sementara itu Bupati Tegal, Enthus Susmono mengatakan bahwa semua makhluk hidup memerlukan oksigen, oksigen diperoleh dari tumbuh-tumbuhan. Maka untuk mensuplai kebutuhan oksigen setiap orang harus menanam pohon disekitar rumah dan atau lingkungannya.

“Menanam pohon adalah juga menabung kebaikan, yang disisi Tuhan adalah bernama sedekah, sekaligus ikhtiar membuka jalan hidup yang lestari melalui sedekah oksigen. Untuk mencukupi kebutuhan oksigen setiap orang per hari harus menanam 4 pohon, jika lebih dari 4 pohon itu berarti sedekah” Katanya menambahkan (Kom-PHT/Pkb/tofikpurwa).

Editor  :  Dadang K Rizal

@copyright 2014

Share:
[addtoany]