Siswa Pusdiklat Kehutanan Praktek Tebang Kayu Jati

2014-11-19-Rdb-pusdik

Dok.Kom-PHT/Rdb @2014

RANDUBLATUNG, PERHUTANI (19/11) Sebanyak 53 orang siswa Pusat Pendidikan dan Pengembangan  (PUSDIKBANG) SDM Madiun telah melakukan Praktek Tebangan kayu jati di Petak 50 Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Dawung , Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Temuireng, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Randublatung. Praktek Kerja Lapangan tersebut dibimbing oleh Pengajar dari Pusdiklat Kehutanan Madiun didampingi Praktisi tebangan dari Perhutani KPH Randublatung.

Petak 50 RPH Dawung , BKPH Temuireng, KPH Randublatung yang merupakan salah satu petak yang masih mempunyai tegakan tinggal yang cukup baik di kawasan hutan KPH Randublatung, dalam kesempatan tersebut siswa diajarkan dengan sistim tebangan kayu jati mulai dari penentuan arah rebah tebangan, pembagian batang dan pelaksanaan administrasi tebangan.

General manager pada Industri kayu yang juga selaku Guru pembimbing, Agus Priantono mengatakan bahwa dalam praktek lapangan ini para siswa dikenalkan dengan sistim tebangan yang ada di Perhutani yang dikenal dengan istilah KSS PRIOBAGIPENA, dimana dalam alur pekerjaan tersebut mencakup semua bidang pekerjaan penebangan kayu jati mulai dari Kepras banir dan cabang, kemudian penentuan status batang kayu serta sortimen kayu yang akan dibuat, prioritas kayu, lalu pembagian batang kayu sebelum dilakukan pemotongan sesuai dengan ukuran serta penandaan batang kayu dan administrasi yang lengkap, dengan pengenalan sistim ini diharapkan siswa bisa mengetahui secara betul bagaimana proses tersedianya batang – batang kayu yang telah tersedia di Tempat Penimbunan kayu yang siap dipasarkan.

“Dengan berpatokan pada sistim yang benar tersebut pembagian batang kayu jati yang dihasilkan dari setiap pohon jati akan lebih akurat dan disesuaikan dengan kebutuhan pasar dan kebutuhan industri kayu milik Perhutani” tambahnya.

“ Pembagian yang akurat dilakukan untuk memperoleh hasil batang yang optimal, dan ini dilakukan oleh para petugas yang ahli dalam bidang tebangan, karena dari bidang pekerjaan tersebut sangat berpengaruh terhadap nilai jual serta pendapatan finansial Perusahaan”jelasnya. (Kom-PHT/Rdb/Andan)

Editor : Dadang K Rizal
@copyright 2014

Share:
[addtoany]