"Loading..."

Taman Sakura Bakal Dibangun di Gunung Lawu

TRIBUNNEWS.COM (28/1/2018) | PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) melalui program Toyota Forest kembali menunjukkan komitmennya kegiatan penghijauan dengan membangun bukit taman wisata “Sakura Lawu” (Sakral) di Dusun Tlogodringo, Desa Gondosuli Cemoro Kandang Karanganyar, Sabtu (27/1/2018).

Pembangunan taman wisata Sakura Lawu tersebut diresmikan dan ditandai dengan penanaman pohon sakura dari Jepang di lokasi wisata oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, didampingi Bupati Karanganyar Juliyatmono, Counselor Trade Invest & Industry Kedutaan Besar Jepang di Indonesia, Taro Araki, Deputy Chief of Mission Kedutaan Besar Jepang di Indonesia Kozo Honsei, dan Presiden Direktur PT PTMIN Warih Andang Tjahjono.

Menurut Presiden Direktur PT PTMIN Warih Andang Tjahjono Toyota Indonesia, kegiatan penanaman perdana pohon sakura di lereng Gunung Lawu akan menanam sebanyak 60 pohon. Taman dan Bukit Sakura yang telah dibangun ini adalah satu-satunya di Kabupaten Karanganyar dan akan dikembangkan sebagai objek wisata yang unik di Jateng.

Wisata Taman Sakura di kawasan lahan Perhutani dengan luas sekitar 1,2 hektare dari rencana lima ha dalam lima tahun ke depan. Toyota Indonesia akan kembali menanam lagi sebanyak 40 pohon sakura di taman wisata ini pada Maret mendatang.

Toyota Indonesia dalam kegiatan penanaman pohon sakura bekerja sama dengan Perhutani, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BPPTP Das), Lipi Kebon Raya Cibodas, dan Universitas Sebelas Maret Surakarta. Artinya, partisipasi aktif dari akademi, binis, komunitas, dan pemerintah turut terlibat dalam penanaman dan pembibitan sakura ini.

Acara Peresmian taman wisata ini, kata Warih Andang Tjahjono, menjaid bukti komitmen dan keseriusan Toyota Indonesia dalam berkontribusi untuk pelestarian lingkungan. Warih berharap Taman Wisata Sakura ini, selain menambah keasrian daerah dataran tinggi Tawangmangu, juga dapat dijadikan tempat wisata kebanggaan masyarakat sekitar.

“Kami berharap kawasan Cemoro Kandang Gondosuli ini, nantinya menjadi wisata baru, seperti Grojogan Sewu,” kata Warih.

Menurut dia, melalui semangat Toyota Berbagi, PT TMMIN melalui Toyota Forest menyebarkan gerakan penghijauan dengan bergotong royong bersama melibatkan partisipasi aktif dari akademisi, pemerintah, komunitas masyarakat sekitar, dan Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia.

Tanaman sakura merupakan tanda persahabatan yang sudah terjalin dengan baik selama 60 tahun antara Indonesia dan Jepang. Bukit Tanamn Sakura Toyota diharapkan ke depan dapat berperan memberikan manfaat positif terhadap keanekaragaman ekosistem serta kualitas lingkungan dan hidup warga sekitar.

Menurut General Manager PT TMMIN, Adjie Sapta, pemilihan pohon sakura telah melalui riset yang matang. TMMIN selama ini telah menggandeng LIPI dan Kementerian Lingkungan Hidup. Indonesia sudah memiliki kebun bunga sakura di Cibodas dan sudah dicek asli dari Jepang.

Ganjar Pranowo menyambut gembira Toyota Indonesia membuat taman pohon sakura di lereng Gunung Lawu dalam memperingati hubungan 60 tahun Indonesia dengan Jepang.

“Hal ini sangat menarik dipilihnya Lereng Lawu untuk membuat suatu monumen kerja sama 60 tahun Indonesia Jepang, Taman Sakura. Kami berharap ke depan masyarakat banyak yang berkunjung di Tanam Sakura untuk menikmati pemandangan bunga sakura yang indah,” kata Ganjar.

Ganjar berharap berdirinya Taman Sakura Lawu dapat mempererat hubungan baik antara Indonesia dengan Jepang.

Sumber : tribunnews.com

Yanggal : 28 Januari 2018