"Loading..."

Tanam 9.500 Pohon di Lereng Bukit Rawan Longsor, di Desa Kedungsumur

PAKUNIRAN – Memperingati Hari Bumi, yang jatuh pada hari ini (22/4), PT PJB UP Paiton bersama LSM Format For Green Indonesia menggelar kegiatan apik. Kamis (17/4) lalu, dua lembaga ini bersinergi menggelar seremonial peduli lingkungan berupa gerakan penanaman ribuan pohon.

Ribuan pohon itu, ditanam di Desa Kedungsumur, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo. Hadir dalam kegiatan itu, Muspika Pakuniran, KRPH Perhutani Pakuniran, kepala desa sekitar, tokoh agama, dan tokoh masyarakat. Kegiatan itu juga melibatkan para siswa SD dan MI Kedungsumur.

Penanaman pohon yang dilakukan di lereng bukit rawan longsor desa setempat itu diawali penanaman bibit pohon oleh General Manager (GM) PT PJB UP Paiton Rachmanoe Indarto. Lalu, Danramil Pakuniran Mohammad Basuki; Sekcam Pakuniran Wijaksono; dan KRPH Pakuniran Yuliono. Serta, beberapa tokoh lain tak ketinggalan melakukan aksi penanaman serupa.

Kegiatan itu, merupakan bagian dari gerakan penanaman pohon yang telah dilakukan sebelumnya. Maret lalu, LSM Format For Green Indonesia bersama warga sekitar telah menanam pohon sengon solomon sebanyak 6.500 bibit dan 3.000 bibit pohon mahoni. Bibit-bibit itu disebar di beberapa titik rawan longsor di Desa Kedungsumur. Yakni, di Dusun Kalianyar, Krajan, Tanian Lanjeng, Kedungsumur, dan Dusun Kohtengah.

“Gerakan penanaman pohon ini dilatarbelakangi adanya keprihatinan terhadap bencana longsor yang sering terjadi di Desa Kedungsumur. Berawal dari itu, kami ingin melakukan hal-hal kecil yang bisa memberikan manfaat bagi warga Desa Kedungsumur dan warga yang ada di hilir sungai. Dan, ini semua berkat respons dan dukungan dari PT PJB UP Paiton. PJB memberikan dukungan yang seluas-luasnya, dengan memberikan bantuan sebanyak 6.500 bibit sengon solomon dan 3.000 bibit mahoni,” ujar Komisaris Utama LSM Format For Green Indonesia Syarful Anam.

Menurutnya, gerakan penanaman pohon yang dilakukan di lereng bukit Desa Kedungsumur itu, diharapkan bisa menggugah semangat warga setempat dalam membangun, menjaga, dan melindungi desanya. “PT PJB UP Paiton bersama Format For Green akan tetap mendukung. Sebab, kami ingin membangun cita-cita bersama warga Kedungsumur. Yakni, ingin menjadikan desa ini sebagai desa yang bisa dibanggakan. Sehingga, banyak yang berkunjung ke sini. Tentunya, ini butuh dukungan dari semua stakeholder,” katanya.

GM PT PJB UP Paiton Rachmanoe Indarto mengatakan, bantuan bibit pohon yang diberikan PT PJB UP Paiton merupakan salah satu bentuk kepedulian perusahaan terhadap lingkungan sekitar. “Semoga bantuan ini bisa memberikan manfaat kepada masyarakat. Mudah-mudahan penanaman pohon ini bisa menyelamatkan bumi. Sebab, setiap tahun, hutan terus berkurang. Dan, semangat menghutankan kembali hutan juga mulai berkurang. Apresiasi saya berikan kepada Format For Green dalam menyelamatkan bumi, salah satunya melalui penanaman pohon ini,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Kedungsumur Ahmad Hasim Badawi mengaku sangat berterima kasih dengan adanya bantuan dan penanaman pohon di desanya. “Semoga bantuan dari PT PJB UP Paiton dan Format For Green Indonesia ini bisa mengurangi terjadinya longsor. Kami berkomitmen untuk menjaga dan melestarikan pohon-pohon itu,” ujarnya.

“Gerakan penanaman pohon atau rehabilitasi di Desa Kedungsumur ini merupakan salah satu kegiatan peduli lingkungan, baik yang dilakukan di dalam maupun di luar area perusahaan. Sementara, untuk kegiatan lainnya, berupa konservasi flora dan fauna, penanaman terumbu karang dan penanaman mangrove. Manfaatnya untuk meningkatkan keaneka ragaman hayati, konservasi air dan kontribusi dalam penurunan pemanasan global,” jelas Jaswadi, supervisor senior LK3 PT PJB UP Paiton. (adv)

Sumber : Radar Bromo, Hal. 27
Tanggal : 22 April

Share:
[addtoany]